Sumbawa Besar, ppid,sumbawakab.go.id/ 2025 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa telah merilis data pengeluaran perkapita penduduk per bulan untuk tahun 2024. Data ini memberikan gambaran mengenai pola konsumsi masyarakat, baik dalam sektor makanan maupun non-makanan.
Berdasarkan data yang dipublikasikan, rata-rata pengeluaran perkapita penduduk Kabupaten Sumbawa per bulan mencapai Rp1.382.496. Pengeluaran ini terbagi dalam dua kategori utama, yaitu:
Dari data ini, terlihat bahwa pengeluaran untuk makanan lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran non-makanan. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pendapatan masyarakat masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Jika ditinjau dari aspek persentase, alokasi pengeluaran penduduk Kabupaten Sumbawa menunjukkan bahwa:
Proporsi ini mencerminkan bahwa kebutuhan konsumsi pangan masih menjadi prioritas utama dalam rumah tangga di Kabupaten Sumbawa.
Dengan lebih dari setengah pengeluaran diarahkan untuk konsumsi makanan, sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan makanan memainkan peran penting dalam ekonomi lokal. Hal ini mengindikasikan bahwa stabilitas harga bahan pokok sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat.
Meskipun pengeluaran untuk kebutuhan non-makanan masih di bawah 50%, jumlahnya tetap signifikan. Ini mencakup pengeluaran untuk perumahan, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya. Dengan meningkatnya urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi, sektor ini memiliki peluang berkembang lebih pesat di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat mengambil langkah-langkah strategis dalam menyeimbangkan pertumbuhan sektor makanan dan non-makanan, misalnya dengan:
Data pengeluaran penduduk Kabupaten Sumbawa tahun 2024 memberikan wawasan yang penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan mayoritas pengeluaran masih terkonsentrasi pada kebutuhan makanan, penting bagi pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan terjangkau, sembari tetap mendorong pertumbuhan sektor non-makanan sebagai penopang ekonomi yang berkelanjutan. (KH74)
sumber : BPS Sumbawa