BERITA DETAIL
Safari Ramadhan 1446 H, Bupati Sumbawa Tegaskan Penanganan Jalan Rusak Akan Dipercepat

Safari Ramadhan 1446 H, Bupati Sumbawa Tegaskan Penanganan Jalan Rusak Akan Dipercepat

09 Maret 2025   81

 

Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/9 Maret 2025 – Dalam rangkaian Safari Ramadhan 1446 H, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, bersama Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., serta Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengunjungi Masjid Nurul Iman, Desa Lunyuk Rea, Kecamatan Lunyuk, Sumbawa, pada Minggu (9/3/2025). Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Penanganan Jalan Rusak Menjadi Prioritas

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa menyoroti kondisi jalan di Lunyuk, terutama yang sering tertutup saat hujan akibat minimnya pemeliharaan drainase di sepanjang jalan. Ia menegaskan bahwa koordinasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjadi kunci dalam menangani masalah infrastruktur ini.

"Salah satu permasalahan utama di jalan ini adalah parit yang tidak terawat, bahkan banyak yang hilang dan tertutup rumput. Oleh karena itu, penting adanya koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memastikan pemeliharaan parit dilakukan secara optimal. Dengan langkah ini, kami berkomitmen untuk melakukan penanganan dengan gerak cepat," ujar Bupati Sumbawa.

Senada dengan Bupati, Gubernur NTB juga menyoroti banyaknya jalan provinsi yang mengalami kerusakan dalam perjalanan dari Kabupaten Sumbawa Barat menuju Lunyuk. Kerusakan ini dinilai menghambat mobilitas masyarakat dan berdampak pada perekonomian lokal.

"Untuk mengatasi persoalan ini, tugas akan dibagi. Pemerintah Provinsi NTB akan menangani perbaikan jalan, sementara Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan bertanggung jawab atas pemeliharaan parit dan drainase. Dengan sinergi ini, diharapkan proses perbaikan dapat berlangsung lebih cepat dan optimal," tegas Gubernur NTB.

Selain itu, Gubernur NTB juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jalan yang ada, guna memastikan infrastruktur tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Lunyuk sebagai Sentra Pertanian Masa Depan

Dalam kesempatan ini, Gubernur NTB juga menekankan pentingnya sektor pertanian bagi masyarakat Lunyuk. Ia mengajak masyarakat untuk tidak berkecil hati, mengingat daerah ini memiliki potensi besar dalam bidang pertanian.

"Menjadi petani berarti memberi makan bangsa. Oleh karena itu, anak-anak muda harus diajarkan untuk bangga menjadi petani. Masa depan bangsa ada di sektor pertanian, dan akan semakin banyak peluang bagi petani untuk menjadi lebih sejahtera," ujar Gubernur NTB.

Bantuan Sosial untuk Masyarakat

Sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadhan, pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa juga menyerahkan sejumlah bantuan bagi masyarakat Lunyuk, yang diserahkan langsung oleh Gubernur NTB, Bupati, dan Wakil Bupati Sumbawa.

Adapun bantuan yang diberikan, antara lain:

  • Bantuan dari Pemprov NTB untuk Masjid Nurul Iman
  • Bantuan pembangunan Masjid Nurul Iman sebesar Rp 15.000.000 dari Pemkab Sumbawa
  • Paket Berkah Ramadhan dari BAZNAS untuk pengurus masjid
  • 50 paket sembako bagi lansia dari Bank NTB Syariah, yang diserahkan langsung oleh Hj. Ika Ranti Hidayah, Direktur Kepatuhan Bank NTB Syariah, didampingi Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa

Kesimpulan

Kegiatan Safari Ramadhan 1446 H di Kecamatan Lunyuk ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat serta menyampaikan komitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya penanganan jalan rusak dan pemeliharaan drainase. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Diharapkan, melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan petani dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.  (KH74)