Sumbawa Besar, ppid.sumbawakab.go.id/3 Maret 2025 – Setelah mengikuti retreat kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin apel pagi perdana di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (3/3/2025). Apel ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kasat Pol PP, Kadis Kominfotiksandi, Para Kabag, serta seluruh pegawai di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa.
Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot mengungkapkan rasa haru dan bangga dapat hadir serta memimpin langsung apel di hari pertama berkantor.
"Saya berdiri di sini dengan penuh semangat. Ini adalah awal dari perjalanan bersama kita untuk membangun Sumbawa yang lebih baik," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati H. Jarot membagikan inspirasi dari retreat di Akmil Magelang tentang perlunya reset sistem pemerintahan demi meningkatkan efektivitas kerja. Ia mengibaratkan birokrasi yang lamban seperti HP yang memorinya terlalu penuh hingga lemot, sehingga perlu di-reset untuk kembali bekerja lebih cepat dan optimal.
"Kalau HP kita sudah terlalu banyak file yang tidak terpakai, pasti jadi lambat. Solusinya? Reset! Itulah yang sedang dilakukan oleh pemerintahan Prabowo, dan kita di daerah juga harus mengikuti," tegasnya.
Bupati H. Jarot menyoroti langkah efisiensi anggaran yang telah diterapkan di tingkat pusat, termasuk refocusing anggaran hingga ratusan triliun rupiah dalam beberapa bulan terakhir. Ia menekankan bahwa di tingkat daerah, tidak boleh ada anggaran yang tidak produktif.
"Kita harus menerapkan hal yang sama di Sumbawa. Anggaran harus digunakan secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Dalam upaya modernisasi pemerintahan, Bupati H. Jarot menekankan pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.
"Kalau sudah digital, maka harusnya paperless. Anggaran untuk kertas, tinta, dan sebagainya harus bisa dipangkas," katanya.
Ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi di sektor pemerintahan harus segera diterapkan guna mempercepat pelayanan publik dan menghilangkan pemborosan anggaran.
Selain efisiensi birokrasi, Bupati H. Jarot juga menyoroti pentingnya swasembada pangan dan energi sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi daerah dan nasional.
"Jika kita sudah swasembada, maka kita tidak bisa diganggu secara ekonomi. Sumbawa harus ikut ambil bagian dalam misi besar ini," tegasnya.
Sebelum apel dimulai, Bupati H. Jarot melakukan inspeksi ke seluruh ruangan di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa. Dalam inspeksi tersebut, ia menemukan kondisi yang kurang tertata dengan baik.
"Ada kardus berserakan, ada puntung rokok di mana-mana. Kantor Bupati harus menjadi contoh kebersihan. Kita harus mulai dari lingkungan kerja kita sendiri," tegasnya.
Ia menekankan bahwa disiplin dan budaya kerja yang bersih serta tertib harus menjadi standar utama dalam pemerintahan.
Dalam arahannya, Bupati H. Jarot juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan ketakwaan di Bulan Suci Ramadhan serta membangun toleransi antarumat beragama.
"Kita bisa kuat dan bersatu jika saling menghormati. Jangan sampai perbedaan justru meruntuhkan kebersamaan kita," pesannya.
Apel pagi ini menjadi awal komitmen bagi Bupati H. Jarot dan Wakil Bupati H. Ansori untuk membawa perubahan dan percepatan kinerja di Sumbawa.
"Mari kita bersama-sama bekerja, beradaptasi, dan berinovasi untuk Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera!" tutupnya. (KH74)