Sumbawa, ppid.sumbawakab.go.id/Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan konsistensinya dalam merealisasikan 12 Program Unggulan Jarot–Ansori. Salah satu program yang terus mengalami perkembangan adalah Program Unggulan Nomor 5, yaitu Industrialisasi Produk Unggulan Daerah dan Peningkatan Investasi.
Program ini menjadi salah satu fondasi penting pembangunan ekonomi Kabupaten Sumbawa karena diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah berbagai potensi daerah melalui industrialisasi, memperluas investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun pertama pemerintahan (2025), Pemerintah Kabupaten Sumbawa memfokuskan langkah awal pada membangun fondasi investasi strategis.
Berbagai terobosan berhasil dilakukan, di antaranya mendorong Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi senilai sekitar Rp1,3 triliun yang telah memasuki tahapan groundbreaking di kawasan Serading.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga mengawal pengusulan Proyek Strategis Nasional (PSN) Akuakultur Udang di Kecamatan Moyo Utara dengan potensi investasi sekitar Rp2,1 triliun.
Di sektor lainnya, pemerintah melakukan konsolidasi kawasan sekitar 10.000 hektare di wilayah Plampang–Empang sebagai kawasan pengembangan industri garam yang diperkirakan memiliki potensi investasi mencapai Rp2,5 triliun.
Seluruh langkah tersebut dibangun melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah pusat, BUMN, dan mitra swasta strategis sebagai upaya membuka ruang investasi yang lebih besar bagi Kabupaten Sumbawa.
Memasuki tahun kedua pemerintahan (2026), arah kebijakan mulai diperluas. Tidak hanya mendorong investasi besar, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga mulai memperkuat sektor industri masyarakat agar mampu tumbuh seiring masuknya investasi.
Salah satu langkah nyata adalah pemberian bantuan kepada 33 pelaku industri lokal dengan total anggaran Rp771,35 juta sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas usaha dan daya saing produk unggulan daerah.
Pada periode yang sama, target investasi Kabupaten Sumbawa ditetapkan sebesar Rp1,8 triliun, dengan realisasi hingga pertengahan tahun mencapai Rp186,69 miliar atau sekitar 10,37 persen. Pemerintah optimistis capaian tersebut akan terus meningkat seiring bergulirnya sejumlah proyek investasi yang sedang dalam tahap persiapan dan implementasi.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak cukup hanya menghadirkan investor, tetapi juga harus mampu menciptakan keterlibatan masyarakat melalui penguatan industri lokal dan pelaku usaha daerah.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memastikan bahwa investasi yang masuk mampu memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kesempatan kerja, tumbuhnya UMKM, berkembangnya industri turunan, serta meningkatnya pendapatan masyarakat.
Perjalanan Program Unggulan Nomor 5 menunjukkan adanya tahapan pembangunan yang terencana.
Pada tahun 2025, fokus pemerintah diarahkan pada membuka pintu investasi strategis melalui berbagai proyek berskala nasional yang memiliki nilai investasi triliunan rupiah. Langkah ini penting untuk membangun kepercayaan investor sekaligus menyiapkan transformasi ekonomi Kabupaten Sumbawa.
Selanjutnya, pada tahun 2026, kebijakan mulai diarahkan untuk memperkuat pelaku industri lokal melalui bantuan kepada industri kecil dan menengah, sekaligus menjaga agar investasi yang masuk nantinya mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa tidak hanya mengejar besarnya nilai investasi, tetapi juga berupaya memastikan masyarakat lokal memiliki kapasitas untuk menjadi bagian dari rantai ekonomi yang akan tumbuh.
Dengan kata lain, investasi dan penguatan industri lokal berjalan beriringan. Investasi menjadi penggerak ekonomi, sementara pelaku industri daerah dipersiapkan agar mampu memanfaatkan peluang yang tercipta.
Melalui perkembangan selama dua tahun ini, masyarakat dapat melihat bahwa Program Unggulan Nomor 5 bukan sekadar janji politik, tetapi telah memasuki tahap implementasi secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mengawal setiap proses, mulai dari membuka peluang investasi, membangun kemitraan dengan pemerintah pusat dan swasta, hingga memperkuat kapasitas industri lokal sebagai pondasi pembangunan ekonomi yang inklusif.
Dengan semangat kolaborasi dan transparansi, Pemerintah Kabupaten Sumbawa optimistis Program Unggulan Nomor 5 akan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah menuju Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (Kh74)
artikel berita ini dibuat untuk keperluan publikasi dan transparansi kegiatan Pemkab Sumbawa
#SumbawaUnggulMajuSejahtera